Memilih Jurusan Beasiswa KOICA

Sealumni sama idola: check!

Mungkin temen-temen gue sering banget mendengar alasan gue memilih jurusan dan kampus waktu mendaftar beasiswa KOICA. Yap, alasan utamanya karena gue mau sealumni sama idola gue, dan alhamdulillahnya waktu itu jurusannya in-line sama pekerjaan gue. Jadi seakan dream comes true bagi gue.

Tapi sesungguhnya ada hal yang gue pertimbangkan juga pada saat memilih jurusan beasiswa. Sebelum memilih, harus mempertimbangkan matang-matang karena saat mendaftar kita hanya boleh memilih satu jurusan yang artinya kampus tersebut juga lah yang akan kita pilih yang menentukan kehidupan studi kita kelak. Apa aja sih yang perlu dipertimbangkan?

1. Jurusan

Jurusan adalah salah satu hal utama yang harus kamu pertimbangkan matang-matang, karena kamu hanya bisa memilih hanya satu jurusan saat mendaftar. Pilihlah jurusan yang in-line dengan pekerjaan. Bisa jadi jurusan kamu saat S1 dulu berbeda dengan pekerjaan kamu, lalu mana yang paling utama? itu balik lagi ke kampusnya sih. Tapi saat mendaftar yang biasanya dilihat dulu adalah dimana kamu bekerja dan apa yang kamu kerjakan di kantor. Dari situ dilihat apakah jurusan yang kamu pilih akan bermanfaat untuk pekerjaanmu. Karena beasiswa ini diutamakan untuk PNS jadi jurusan yang sesuai dengan pekerjaanmu itu sangat penting.

Seperti yang gue ceritakan sebelumnya, kalau gue mengambil jurusan Industry and International Trade Policy, which is in line dengan gue karena gue bekerja di bidang statistik distribusi yang memang berurusan dengan data ekspor impor juga beberapa usaha industri.

2. Kampus

Hal yang berikutnya perlu menjadi pertimbangan adalah kampus. Kendatipun kamu sudah menemukan jurusan yang sesuai dengan pekerjaan, bisa dilihat juga kampusnya. Bagaimana peringkat kampus tersebut atau kamu punya sentimen khususkah dengan kampus tersebut. Dan lihat bagaimana situasi kampusnya, sekiranya apakah sesuai dengan visi misi kamu ke depannya.

Kalau gue bisa dibilang beruntung, walaupun bukan termasuk ke dalam SKY campus di Korea, tapi Kyunghee masih masuk 10 besar kampus terbaik di Korea. Tapi sekali lagi, kalau gue beruntung karena sebenernya tujuan gue adalah kampusnya karena gue pengen sealumni sama idola kan, yang membuat gue beruntung adalah jurusan di kampus tersebut ternyata in-line dengan pekerjaan gue.

3. Lokasi

Letak kampus juga merupakan pertimbangan besar saat memilih kampus. Karena jangan salah ya, tidak semua kampus itu terletak di Seoul. Dan Korea itu luas, walaupun tak seluas Indonesia ya. So, penting sekali bagi kamu untuk mencari tahu kampus yang ditawarkan itu dimana letaknya, dan cari tahu juga lingkungan di sekitarnya bagaimana. Kendatipun Korea bisa gue bilang hampir homogen di seluruh areanya, tapi tetap ada perbedaan, terutama kalau dibandingkan dengan metropolitan citynya yaitu Seoul.

Kyunghee University punya dua kampus yang salah satunya di Seoul, tapi di jurusan gue kampusnya sendiri juga tidak terletak di Seoul, tapi terletak di perbatasan Kota Yongin dan Kota Suwon. Kendatipun tidak terletak di Seoul, areanya cukup ramai dan hidup, hiburan lengkap, mau karaoke, bowling, bioskop, lengkap tinggal jalan kaki. Karena di sini juga tempat tinggal para pekerja yang kerja di Seoul ya seperti depok-jakarta lah ya kondisinya, maka akses ke Seoul pun gampang banget. Ada banyak bus langsung dari dalam kampus yang menuju ke Seoul dengan waktu tempuh 30 menit sampai 1 jam. Ada juga subway yang terintegrasi sampai ke Incheon dan Seoul. Bisa dibilang lokasi kampus gue cukup strategis.

4. Fasilitas

Setiap kampus menawarkan fasilitas yang berbeda dan penting sekali untuk melihat list apa saja yang akan disediakan oleh kampus. Seperti contohnya dorm, ketersediaan communal kitchen, atau fasilitas kampus lainnya. Di surat penawaran yang diberikan biasanya sudah dituliskan lengkap apa-apa saja yang akan disediakan oleh kampus.

Salah satu keberuntungan gue kemarin adalah kamar dormitorynya, bukan soal fasilitasnya yang wow ya, tapi karena 1 kamar diperuntukkan untuk sendiri. Dan bagi gue yang privacy itu sangat penting, fasilitas itu jadi hal yang menjadi pertimbangan besar buat gue. Baca lagi ya surat penawarannya baik-baik.

5. Program

Selain fasilitas, setiap kampus juga menawarkan program yang berbeda-beda. Jadi ini juga perlu menjadi pertimbangan, program apa yang ditawarkan saat kamu menempuh studi di kampus itu, misalnya fieldtrip, workshop dll. Karena ini juga penting untuk menambah wawasan di luar studi reguler di kelas dan juga menambah relasi di luar sana. 

Aslinya program gue itu menawarkan beberapa fieldtrip dan workshop, tapi ya karena tiba-tiba pandemi menyerang akhirnya programnya di cancel demi keselamatan para mahasiswanya. Sempat kecewa sih, tapi kan bukan mau dengan sengaja, ya tiba-tiba aja ada kondisi luar biasa terjadi saat gue menempuh studi. But overall, gue bersyukur dapat kesempatan untuk studi di sini.

*****

Nah itu beberapa yang menurut gue penting dan bisa menjadi pertimbangan ketika memilih jurusan studi di beasiswa KOICA. Ga harus semuanya terpenuhi sesuai kemauan kamu, tapi kamu bisa set kira-kira prioritasnya di mana. Kamu yang tau mana yang terbaik untuk kamu, karena ini yang akan menentukan kehidupan kamu selama studi di Korea nantinya.

So, banyak-banyaklah mencari tahu tentang tujuanmu sehingga nanti jika keterima kamu sudah siap dengan baik untuk menempuh studi di Korea!

화이팅!!

SIMILAR POSTS

BEASISWA MASTER DEGREE KOICA: TES TAHAP III (Medical Check up)

안녕하세요!
Hai, akhirnya sampai pada tulisan tentang tahapan terakhir dari rangkaian seleksi beasiswa master degree KOICA yaitu tes kesehatan. Sesungguhnya gue ga nyangka waktu dapat pengumuman kalau gue lolos ke tahap selanjutnya rasanya beneran ga percaya, karena dari 4 orang yang ikut tes di tahap ke dua untuk jurusan gue, hanya dipilih 1 orang yang lolos ke tahapan selanjutnya. Gue akan share apa aja yang dilakukan di tahap ini.

Intinya adalah melakukan tes kesehatan di rumah sakit yang sudah ditunjuk oleh pihak KOICA. Oh ya untuk tes ini biayanya mandiri yaa, jadi ga ditanggung sama KOICA, ya hitung-hitung aja modal kamu ke Korea, karena kalau lolos beasiswa kamu bisa dapat hal yang lebih besar lagi kan. Dan sebenernya kalau lolos pun juga dapet biaya gantinya didalam biaya keberangkatan yang 600ribu won itu juga. Untuk biaya mungkin bisa kamu konsultasikan dengan pihak rumah sakit terlebih dahulu ya karena bisa jadi sekarang biayanya sudah berbeda.

Kalau lolos seleksi tahap kedua, pihak rumah sakit Korea yang mengirimkan langsung email ke kita yang berisi tentang notice health check up, list rumah sakit untuk medical check up, pre-consent form dan certificate of health. Waktu itu yang bertanggung jawab untuk health screen adalah Soon Chun Hyang University Hospital Seoul.

Dalam notice yang dikirimkan berisi tentang guidelines kita dalam melakukan medical check up. Berisi deadline pengiriman berkas, tes apa aja yang harus dilakukan dan dokumen apa saja yang harus dilengkapi. Hal yang terpenting adalah membaca dengan cermat dan teliti perihal petunjuknya, seperti ketentuan nama dokumen format dan lainnya, jangan sampai dokumen kamu tidak diterima karena hal-hal kecil namun penting seperti ini. Karena nanti seluruh dokumen dan hasil scannya dikirimkan ke rumah sakit Korea yang dituju. Yang mengirim nantinya adalah kita. Jadi nanti yang akan menyeleksi adalah pihak KOICA di Korea dan pihak rumah sakit yang dituju itu, oh ya semua file yang dikirim nanti bentuknya softcopy, so perhatikan format yang diminta juga, jangan sampai salah.

List rumah sakitnya ga hanya di Jakarta aja ya, tapi juga di beberapa kota besar di Indonesia, ada 7 rumah sakit yang ada di list waktu itu dan di Jakarta ada 2 rumah sakit yang bisa dikunjungi. Yang satu di Kuningan, gue lupa juga apa namanya, tapi yang satu lagi adalah Siloam. Gue pilih di situ sih, karena waktu itu yang cepet responnya Siloam. Soalnya waktu yang diberikan untuk tes kesehatan sampai deadline pengiriman dokumen hanya 2 minggu. So you must be hurry, in case ada dokumen yang kurang-kurang kan, kayak kemaren gue ternyata ada dokumen yang kurang so gue mesti balik lagi untuk ambil kekurangannya, waktu itu sih total ya sekitar 10 hari sampai gue yakin dokumen lengkap dan gue kirimkan ke sana.

Untuk pre-consent form yang mengisi adalah kita, yang isinya kurang lebih tentang kejujuran tes yang akan kita lakukan. Sedangkan untuk certificate of health adalah dokumen yang nantinya diisi oleh pihak rumah sakit. Oh ya, siapkan juga pas foto ya, karena di dokumen ini harus dilampirkan juga pas fotonya.

Karena ini tes tahap akhir dan penentuan, gue tetap melakukan yang terbaik yang gue bisa. Ya walaupun katanya kalau ga ada penyakit kronis tetap bisa lolos, tapi gue tetap menjaga kesehatan gue sebaik mungkin sebelum tes kesehatan. Waktu itu gue sampai catering sehat dong selama sebulan, jadi saat itu sebelum pengumuman kesehatan gue sudah melakukan persiapan sebelumnya. Waktu itu sih mikirnya, ya udah kalau ga lolos tahap dua setidaknya gue dapet kelebihan kesehatan lebih baik lah dari catering ini haha. Ya intinya ikhtiar dulu, kalau hasilnya serahkan kepada Tuhan.

Tambahan lagi, jika kamu lolos tes tahap 3 ini dan berhasil berangkat ke Korea, di Korea nanti kamu akan melakukan tes kesehatan ulang yang lebih lengkap di rumah sakit yang ditentukan di Korea. Tapi jangan khawatir soal biaya karena tes yang di Korea semua sudah ditanggung oleh pihak KOICA.

Ya sekian cerita saya di series tahapan seleksi Beasiswa Master Degree KOICA.
Semangat berjuang, coba saja dulu. Semoga Sukses!
Do your best, let God do the rest :)

SIMILAR POSTS

Beasiswa Master Degree KOICA: Tes Tahap II (Phone Interview dan Essay on the Spot)

Hello,

Let me continue to another phase of KOICA Master's degree selection. Setelah penantian yang cukup menguras hati karena deg-degannya, akhirnya dapat pengumuman kalau gue lolos ke tahap selanjutnya, udah dag dig dug lolos atau ngga yaa, karena pas interview kemarin gue ga ngerasa maksimal, karena nervous parah. Maklum seperti gue bilang ini pertama kalinya gue apply beasiswa, dan sudah amat sangat lama gue ga pernah dites interview. Dan hari yang ditunggupun tiba, kali ini infonya gue terima via email. Di email tersebut diinfokan bahwa gue harus datang ke kantor KOICA Indonesia di tanggal yang ditentukan untuk melakukan tes wawancara dengan pihak kampus via telepon dan essay on the spot.

Di tahap ini dari enam orang yang mendaftar, hanya empat orang yang lolos. Seharusnya tes pertama yang dilakukan adalah phone interview dengan pihak kampus, tetapi karena ada misscommunication dengan pihak kampus di Korea. Akhirnya phone interviewnya ditunda, dan saat itu gue hanya melakukan essay on the spot. Nah essaynya untuk kampus gue saat itu adalah semacam tes dasar bahasa inggris untuk melihat seberapa kemampuan bahasa inggris kita. Waktu untuk menyelesaikan essaynya adalah satu jam. Setelah menyelesaikan essay on the spot para kandidat langsung pulang dan nanti akan dihubungi ke nomor telepon masing-masing.

Semakin hari semakin dag dig dug karena belum ada kabar via email mengenai kapan phone interview akan dilakukan. Sempat tertunda dua kali dari jadwal seharusnya, karena perbedaan waktu antara Indonesia dan Korea yang terpaut dua jam, bisa menyebabkan misscommunication. Dan sampailah akhirnya benar-benar hari yang ditunggu. Saat itu sebenarnya gue lagi ada training dari kantor. Tapi untunglah atasan gue sangat support dengan proses beasiswa gue, jadi gue mohon izin untuk balik ke kantor sejenak karena gue butuh tempat sepi untuk wawancara. 

Yang gue ingat pasti, wawancaranya seharusnya dilakukan pukul 16.00 WIB, tapi jam 4 kurang tetiba ada telepon masuk dari kode negara yang tampak asing, dan saat di telepon saya baru balik, jadi lari-larianlah ke ruang rapat yang sepi. So pas jawab pertanyaan pertama gue ngos-ngosan gitu. haha.

Mungkin Professornya sadar, jadi dia pun dengan tenang nanya ke guenya. Yang ditanyakan seperti biasa adalah motivasi gue apa, kenapa pilih korea dan kenapa pilih kampus Kyunghee, research yang mau gue lakukan apa dan software statistik apa yang gue bisa. Wawancaranya ga sampe 8 menit, cepet banget. Jadi benar-benar persiapkan dengan matang jawaban kamu untuk wawancara, dan pahami dengan benar apa yang kamu tulis di dokumen yang kamu kirim. Karena mereka sebenernya juga ingin melihat apakah dokumen yang kamu tulis sejalan dengan apa yang kamu ucapkan saat wawancara, semacam mengecek, apakah ini benar kamu yang menulis atau bukan. Di mana 8 menit itu menentukan masa depan kamu untuk bisa mendapatkan beasiswa ini atau tidak.

Setelah ini gue ngerasa cukup lega, karena tahap ke-duanya udah dilakukan semua. Bukan lega hasilnya bagaimana, karena kita pun masih belum tau hasilnya sampai nanti pengumuman keluar kan. Tapi lega setidaknya proses ini telah komplit, untuk hasil tinggal pasrahkan sama Yang Maha Kuasa dan minta doa terus sama orang tua biar lolos.

Bagaimana tahap selanjutnya?
Lihat post berikutnya besok ya ^^


SIMILAR POSTS

Beasiswa Master Degree KOICA : Tes Tahap I (Seleksi Berkas dan Wawancara Tahap I)

안녕하세요!

Apa kabar semuanya? Maafkan gue yang menghilang selama 1 tahun lebih. Karena gue sedang fokus dengan kehidupan baru di negeri yang terkenal akan dramanya. Sampai tidak sempat menyentuh blog ini sama sekali.

Nah sesuai dengan kata-kata di blog gue sebelumnya bahwa gue akan share bagaimana proses gue mendapatkan beasiswa ini pertahapannya. Dimulai dari tahap pertama yaitu pengumpulan berkas dan seleksi berkas juga wawancara tahap satu di KOICA Indonesia. Proses tata caranya mungkin saja berubah karena pandemi ini dimana proses tatap mata jadi berkurang. Tapi kurang lebih beginilah proses yang gue alami. Walaupun sudah satu tahun lebih proses ini masih sangat jelas terpatri di pikiran gue. Karena ini pertama kalinya gue apply beasiswa dan ga nyangka aja ternyata bisa dapet.

Dokumen yang dibutuhkan tiap universitas bisa saja berbeda ya, nah ini dokumen yang waktu itu harus gue kumpulkan untuk masuk dalam seleksi berkas. 

1. KOICA Application Form (Required)
2. GSP Application Form (Required)
3. Two Letters of Recommendation (Required)
4. Research and Action Plan (Required)
5. Degree / Diploma (Required)
6. Transcripts (Required)
7. English Proficiency Test Reports (EPT) (Required)
8. Copy of Passport (Applicant’s) (Optional)
9. Copy of Identity Documents II (Parent’s) (Optional)
10. Employment Certificate (Optional)
11. Two Passport-size Photos (3 x 4 cm) (Optional)

Di list tersebut ada dua jenis dokumen, ada yang required dan optional. Untuk dokumen wajib kamu harus sertakan itu, ga boleh ada yang missing sedangkan untuk dokumen optional kamu boleh sertakan atau tidak, tapi saran gue, tetap usahakan untuk memenuhi dokumen optional juga yang menunjukkan kalau kamu benar-benar serius apply beasiswa ini.

Untuk dokumen 1, 2 dan 4 formatnya sudah ada ketika kamu mendownload surat keterangan beasiswanya, tinggal di isi sebaik-baiknya. Untuk dokumen nomor 3 saya minta dari bos eselon II dan dari dosen pembimbing gue dulu waktu bachelor's degree. Ingat dokumen ini harus di seal dan di stempel di bagian penutup amplopnya, ini hal yang mungkin terlihat remeh tapi sangat penting. Untuk hasil EPT tidak ada ketentuan apakah mau pakai TOEFL atau IELTS, skornya berapa juga nggak ada, tapi usahakan kumpulkan versi terbaik kamu.

Nah ada prosedur tidak tertulis khusus bagi PNS yang gue baru tahu ketika mendaftar ini (maklum ini juga pertama kalinya gue apply beasiswa kan). Yaitu surat pengantar dari SETNEG. Awalnya saya pikir dokumen" tertulis yang di sana saja cukup, ternyata ngga, untuk PNS perlu surat pengantar dari SETNEG. Ini kita ga bisa ujug-ujug langsung minta ke SETNEG tapi ada rangkaian proses yang perlu dilewati. Setiap instansi beda-beda ya, tapi di instansi gue, perlu surat pengantar dari pihak Pusdiklat. Untuk mendapatkan surat pengantar dari Pusdiklat ini, gue perlu surat pengantar juga dari Eselon II ke Pusdiklat. Kemudian ketika surat pengantar dari Pusdiklat selesai, dikirimlah semua berkas asli kita ke SETNEG beserta dengan surat pengantar tersebut. Setelah itu SETNEG akan membuatkan surat pengantar dan nanti akan dikirimkan berkas kita ke KOICA Indonesia. Ini yang membuat gue agak deg-degan waktu itu karena waktunya mepet dengan deadline. Jadi gue fokus menyiapkan dokumen-dokumen lain dan missing proses ini. Untung aja sempat telepon langsung dengan pihak KOICA Indonesia jadi gue semacam kejar-kejaran buat dapat surat pengantar ini.

Kemudian dokumen akan diperiksa kelengkapannya oleh pihak KOICA Indonesia (oh iya, kalau bisa di scan atau di copy yaa, jadi in case ada dokumen missing kamu masih punya backupannya). Nanti akan ada panggilan untuk wawancara tahap 1 di kantor KOICA Indonesia, via email dan chat. Untuk wawancara persiapkan mental dan fisik dengan baik. Wawancara dilakukan dengan menggunakan bahasa inggris, dan tidak sampai 5 menit, tapi ini yang menentukan masa depan beasiswa kamu. Seperti biasa motivasi dan rencana ke depan kamu akan ditanyakan. Tapi pas gue sempet dites apakah gue bisa bahasa korea, dan ya pastinya tidak bisa haha. Setelah ini dokumen kita akan dikirim ke pihak universitas untuk di seleksi berkasnya.

Jadi, setelah wawancara, pasrah aja berdoa untuk menunggu hasil pengumuman apakah lolos ke tahap selanjutnya atau tidak .... (to be continued to another phase)



SIMILAR POSTS

Beasiswa Master Degree KOICA di Korea Selatan





안녕하세요 :)

Hai, akhirnya gue punya waktu buat share tentang salah satu beasiswa master degree dari pemerintah Korea Selatan yaitu beasiswa dari KOICA. Kali ini gue akan cerita tentang gambaran umum dan proses seleksi dari beasiswa ini. Nah untuk cerita perjalanan gue mendapatkan beasiswa ini akan gue ceritakan di post selanjutnya secara lebih rinci per tahapan seleksinya.


Berikut pertanyaan yang sering gue terima dari para scholarship hunter : 

Jadi beasiswa KOICA itu apa sih?

Beasiswa KOICA adalah beasiswa master degree yang disediakan oleh pemerintah Korea Selatan untuk para PNS dan Universitas di negara berkembang yang ada di Asia, Afrika, Amerika Latin, Middle East, dan CIS. PNS mana suaranya? kesempatan besar lho ini. Nah banyak juga yang nanya ada beasiswa S3nya ga? Berdasarkan informasi dari pihak KOICA Indonesia, hanya ada untuk master degree (S2) ga ada S1 atau S3nya.  

Untuk beasiswa ini, kamu hanya punya kesempatan untuk pilih 1 jurusan dan artinya ketika kamu pilih jurusan itu ya kamu pilih kampus itu. Jadi pastikan kamu pilih jurusan yang sesuai dengan kerjaan dan hati kamu.

Oh ya ini kuliahnya pake full english kok, jadi don't worry kalo misalkan belum bisa bahasa Korea, tapi kalau misalkan mau serius akan lebih baik sih kalau bisa bahasanya.

Jurusannya apa aja dan kampusnya mana aja sih?

Untuk hal ini bisa sama atau beda tiap tahunnya karena biasanya kerja sama KOICA sama kampus-kampus itu cuma 3 tahun. Jadi kemungkinannya ada 3, tetap sama, kampusnya sama tapi jurusannya beda atau ya sudah ga ada lagi kampusnya itu. Untuk intip-intip mana aja yang ada di tahun ini bisa cek link ini : http://www.koica.go.kr/koica_en/3470/subview.do 

Beasiswanya dibuka kapan sih?

Informasi pendaftarannya biasanya keluar di bulan januari dan waktu untuk persiapin dokumennya sangat singkat sampai bulan maret. Jadi yang pengen serius dapetin beasiswa ini bisa dicoba disiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan sebelumnya. 

Dokumen yang disiapin apa aja sih?

Dokumen yang diperlukan bisa coba nyontek dari pendaftaran beasiswa sebelumnya. Gak jauh beda kok biasanya. Nah itu ada di link sebelumnya yang gue kasih. Bisa di cek untuk gambaran proses seleksinya. Saran gue sih, walaupun ga ada batasan minimum untuk nilai TOEFL atau IELTSnya persiapkan dokumen itu sebaik-baiknya, semaksimal mungkin. Karena pasti tiap tahun saingannya akan semakin ketat. Karena kita bersaing bukan hanya dengan sesama orang Indonesia, tapi juga dari negara lain. 

Tahapannya apa aja sih?

Overall, tahapan semua kampus sama sih, cuma ada beberapa yang beda cara tesnya.

Tahap 1 : Screening dokumen KOICA Indonesia, wawancara tahap 1 di KOICA Indonesia dan screening dokumen oleh KOICA Pusat dan Universitas
Tahap 2 : Phone Interview dan Essay on the Spot
Tahap 3 : Medical Check up
Nanti setelah keterima adalagi medical check up terakhir tahap 4 di Korea. Tapi insyaallah kalau udah lolos tahap 3 kemungkinan besar udah keterima kok. 

Yang ditanggung apa aja sih?

Untuk beasiswa ini itu semua full support. Dari biaya tiket berangkat, biaya kuliah, tempat tinggal, asuransi, settlement allowance, completion grant dan monthly allowance. Monthly allowance yang didapat tiap bulannya sebesar 999.000 Won. Lebih dari cukup kok kalo buat hidup di Korea, soalnya akomodasi udah ditanggung kan.

Sekian informasi soal beasiswa KOICA kali ini. Untuk tahapan lebih rinci akan gue sambung di post selanjutnya ya. Akan gue ceritain lebih rinci nantinya perjalanan gue bagaimana gue merangkak, sampai mau nangis pas persiapin semua ini, karena ini pertama kalinya gue daftar beasiswa. So, see you in the next post.

또 만나요!!

SIMILAR POSTS

My 3rd birthday in Aceh


Hi, today is my day. i'm turning 26. OMG, I never imagine that i spent my 3 years in other city, especially in Aceh. Well i'm going to say about something that changes my life. I feel like i'm more mature than the old me. Cause i met someone who give me some advice and change my life. I believe everything happen for some reason, we met people, get hurt or happy, it's a part of a lesson. it's depend on how you get a lesson from that situation.

Back to the topic, what the things that change my life?
The key is you must have no expectation on people

Why?
The less you expect the less you get hurt

And its true. It's been one month since i'm trying to have no expectation on people, since that tragedy. And i'm happy just the way i am. It doesnt mean that you dont have to do anything. You just try your best in life, but don't have any expectation on people. Maybe you think "Doesn't it sound like i don't have any ambition in my life?" No, i don't. I still have my ambition, but i do my best and i give my hope on Allah swt. Try to have a genuine heart and thankfullness for everything that happened in your life, is the key for your life :)

Try it, and see what will be change in your life :)

[Review] SKII and I

Hai, udah lama banget gue ga ngeblog. Terlalu sibuk dengan kerjaan kantor and i dont even have time for myself. Dan sekarang saatnya kembali ngeblog. Kali ini gue akan bahas tentang review skii setelah pemakaian kurang lebih 1,5 tahun. Karena ada beberapa orang yang tanya jadi gue tulis lengkapnya disini aja ya.

Ini koleksi gue, masih ada yang di belakang layar belum kefoto
Pertama kali gue pake SKII sekitar awal tahun 2015, gue ga pernah pake produk macem-macem selama ini, dari smp cuma pake biore, kemudian beralih ke ponds, sempet sebelum pake SKII gue pake elicina snail cream, tapi karena ga cocok (purging tak berkesudahan) akhirnya gue mencari produk lain. Kenapa ganti dari ponds? Karena muka gue udah kebal kayaknya pake pond's, kata beauty blogger sih, setidaknya setahun/2 tahun kita ganti produk, biar kulitnya ga kebal, tapi ya gue kan orangnya setia banget, kalo udah suka sama sesuatu susah berganti ke lain hati *eh. Alasan lain karena sinar matahari disini super duper sekali dahsyatnya, dan air di kabupaten gue dulu itu ga bagus, gue aja cuci muka dan sikat gigi pake air isi ulang.

Kenapa SKII, karena gue liat temen gue yang pake itu kulitnya sekarang bagus, dan sebelum akhirnya gue memutuskan untuk beli, gue liat dulu review dari forum-forum, beauty blogger, dan tanya ke temen-temen gue yang pake. Dan kesimpulannya, banyakan yang cocok daripada yang ngga, ya secara kulit gue kan ga sensitif-sensitif amat jadi akhirnya lah beli pitera set. Berhubung saat itu gue di pulau, jadilah gue membeli di situs yang ngelayanin free ongkir, secara harga pitera set aja udah berapa, dan ongkos ke kabupaten gue dulu itu 100ribu sendiri. 

Produk pertama yang gue beli itu adalah pitera set beserta dengan gentle cleansernya. Pertama kali pake gentle cleansernya itu lho, ini sabun muka lembut pake banget. Langsung jatuh cinta pada penggunaan pertama. Dan pitera setnya saat itu isinya 30ml facial treatment clear lotion, fte (ini yang disebut miracle water) dan maskernya. FT clear lotion itu kayak semacam toner pembersih wajah, jadi sebenarnya walaupun kita udah cuci muka, tetap masih ada kotoran yang nempel, makanya sebaiknya dibersihkan lagi, ya disebut dengan double cleansing. Setelah itu baru pake FTEnya. Sebelum memutuskan untuk pakai ini memang banyak yang bilang ada yang namanya proses purging, ini bukan detoksifikasi, untuk jelasnya googling sendiri aja yah bedanya. Jadi gue sudah mempersiapkan diri untuk mengalami proses ini, iya mukanya jadi penuh jerawat-jerawat kecil, tapi jangan khawatir, kalo di kompres sama FTE cepet hilangnya kok. Dan berhubung gue ga pernah pake produk macem-macem, purging di gue cuma berlangsung selama 2 minggu (hasil bervariasi pada tiap kulit yah).

Sempet pernah breakout, alias muncul jerawat gede, karena produk SKII juga. Jadi planning gue saat membeli produk ini adalah, awalnya pengen ngilangin bekas jerawat dengan whitening spot series, dilanjutkan dengan mencerahkan pakai cellumination series dan terakhir untuk kelanjutannya gue pake yang anti aging series. Tapi sayangnya kulit gue kurang cocok sama serum dan pelembabnya yang whitening series (tapi kalo sunblocknya aman, masih gue pake sampe sekarang), yang menyebabkan muncul jerawat batu. Sempet konsul ke BA(Beauty Assisstant)nya SKII pas lagi mudik ke Jakarta, dan disarankan coba stop dulu yang whitening seriesnya, pakai yang biasanya cocok aja, nanti kalau sudah kembali seperti semula baru coba lagi. Dan sampe sekarang belum berani coba lagi hehe.

Kalau sekarang gue pakai yang anti aging series ditambah cellumination serum dan sunblock yang whitening series. Sejauh ini anti aging series adalah series yang paling cocok dengan kulit gue, karena hasilnya keliatan, dan berhubung sebulan lebih gue di lapangan yang menyebabkan kulit gue gosong, gue pake double serum sama yang cellumination buat mencerahkan kulit. Dan alhamdulillah cocok dan perlahan kulit gue balik seperti sebelum ke lapangan.

Tips dari para suhu pengguna SKII :
1. Penggunaan pertama pakai dulu pitera set aja, FT clear lotion dan FTE sama sabun gentle cleanser. kalau sudah hilang purgingnya baru pakai pelembabnya, dan kasih jeda sebulan baru pakai serumnya.
2. Bagusnya sih cek dulu ke BA nya pake scanner biar tau masalah kulitnya dimana jadi bisa lebih tepat penggunaan produknya.
3. Jangan pernah lupa pakai sunblock, kalo misalkan di dalam ruangan cukup yang spfnya rendah aja, tapi kalo yang sering keluar-keluar ditengah siang bolong apalagi matahari di daerah itu ga ketutup polusi beda sama jakarta pake aja yang spfnya tinggi.
4. Sabar-sabar aja kalo proses purging, karena semua kan butuh proses. Dan SKII ini hasilnya ga instan gue butuh waktu 1 tahun untuk bener-bener liat hasilnya di kulit gue.

Sekian review dari gue, ini gue kasih juga hasil skin check up SKII kemaren pas di Jakarta, yang awal itu sekitar bulan november 2015 dimana kulit gue dihitung umur 27tahun, padahal umur gue belum sampe 25, dan yang 1 lagi sekitar bulan agustus kemarin dimana kulit gue sudah berumur 19 tahun :)
Ini hasil skin check tahun 2015 dan tahun 2016
Bijaklah dalam menggunakan produk apapun, cari reviewnya dulu keseluruhan, dan ga semua orang cocok akan produk yang sama. Jadi kalau misalkan takut ga cocok, dan harganya kan lumayan juga, beli aja yang sampel dulu. Kalo udah cocok, beli lah yang ukurannya paling besar, karena jatohnya jauh lebih murah :D


SIMILAR POSTS

My Splash Photography

Nowadays, i like splash photography. So i challenged my self to do that. Eventhough i still a beginner, at least i'm trying to do that.

This is my 1st splash photo..

I took this photo in my room. My room didn't have a proper light, and i dont have any flash, so i'm only used my emergency lamp as a light and high iso, so the result is not really good.

 And this is my 2nd splash photo..

I took this photo outdoor. On my rooftop, and i quietly satisfied with this result cause i can use high speed and low iso. The noise is not as many as the first one.

 And two photos below is my newest splash photo..



Like the second one, i took both of this photo outdoor, so i have a proper light. I'm very satisfied with this result. But it doens't make me satisfied learn about photography. Eventhough it's late i wanna serious learning about photography.

Just wait my next photoworks. If you wanna see my photoworks you can visit my instagram @atagraphia..
See you :)

SIMILAR POSTS

Hello, its been a long time :)



Hello,
It's been a long time since the last time i wrote article in my blog, i'm so busy with my work, but now, i'm trying to be more active in my blog.

Beberapa waktu lalu saya sering mendapat email dari backpacker yang ingin berkunjung ke Pulau Simeulue, maaf atas late responnya, karena benar-benar kerjaan kantor lagi menumpuk. Tapi saya senang sudah banyak orang yang ingin berkunjung ke Pulau Simeulue. Salah satu pulau di ujung barat daya Indonesia yang punya kecantikan alami yang sangat berpotensi, tapi mungkin yah belum ada yang mengelola.

FYI sekarang saya sudah pindah tugas sejak bulan Juni, sekarang tidak lagi di Pulau Simeulue, saya pindah ke Aceh Barat atau yang lebih dikenal dengan Meulaboh. But thats oke if you wanna ask me about Simeulue :)

Setelah saya pindah, banyak orang yang bertanya "gimana lebih enak di Simeulue atau di Meulaboh?". Pertanyaan itu agak sulit untuk saya jawab, karena separuh enak di Simeulue separuh enak disini. Di Simeulue sebenarnya sudah ramai, mini market juga sudah ada, kalau mau ke pantai dekat, dan alhamdulillah saya bertemu dengan orang-orang yang seperti keluarga disana, satu lagi, biaya hidup sehari-hari murah, kalau dari sisi kelemahan, paling ya kalau mau kemana-mana susah, kalau naik kapal waktunya lama, kalau cepat harus merogoh kocek yang lumayan. Kalau disini, lebih ramai, sudah ada indomaretnya, kalau mau kemana-mana tidak susah karena ya sudah di daratan, jarak ke kota banda aceh aja hanya 6 jam (ini cepat kalau dibandingkan saya dulu dari Simeulue), tapi kelemahannya biaya hidupnya cukup mahal, dari segi tempat tinggal maupun makanannya, dan kalau untuk wisata alamnya, hmm, jauh lah lebih bagus Simeulue.

Tapi satu hal yang saya yakini adalah, dimanapun kita berada saat ini itu jalan yang sudah di atur oleh Allah swt. Tinggal bagaimana kita mensyukurinya dan mencoba beradaptasi, mencari sesuatu hal yang membuat kita nyaman disini.

Oh ya, blog saya ganti addressnya jadi yang lebih singkat dari yang sebelumnya http://serpihanmentarisenja.blogspot.co.id jadi http://atagraphia.blogspot.co.id . Lebih singkat dan mudah diingat kan? :)

Sekian dulu greetings dari saya, besok-besok saya akan mulai berbagi tentang tempat-tempat wisata ataupun kuliner yang ada di aceh, ya sementara tentang Simeulue, Meulaboh dan Banda Aceh dulu yah ya.. See you :)

SIMILAR POSTS

Jalan-jalan ke Luar Negeri vs Dalam Negeri


Beberapa hari yang lalu saya melihat obrolan di sebuah forum mengenai paspor yang baru. Di dalamnya saya melihat beberapa comment yang isinya "saya belum punya paspor, jalan-jalan dalam negeri aja dulu". Dan dari situlah yang menginspirasi saya dalam menulis ini.

Sebenarnya mana sih yang lebih baik jalan-jalan ke luar negeri atau dalam negeri?

Menurut saya, kedua tujuan tersebut baik. Kenapa baik? Tujuan luar negeri baik ketika kita ingin membuka wawasan akan dunia luar, kita jadi tahu bagaimana kehidupan di luar sana, bagaimana mereka bisa berkembang. Tujuan dalam negeri baik ketika kita ingin melihat budaya kita sendiri, dan kondisi real di belahan lain Indonesia itu seperti apa. Bayangkan ketika indonesia adalah sebuah desa dan negara lain adalah desa sebelahnya, ketika kita tidak pergi keluar dari desa, apakah kita pernah tau apa yang ada di desa sebelah? Apakah kita akan tahu hal apa yang menyebabkan desa sebelah lebih rapi dan lebih banyak pengunjungnya daripada desa kita sendiri? Tentunya kita tidak pernah tahu, karena kita tidak pernah menengoknya secara langsung. Dan ibaratkan kota tempat kita tinggal adalah rumah, sedangkan kota lainnya adalah rumah di sekitar lingkungan tempat tinggal kita. Apa kita akan tahu bagaimana rumah tetangga kita yang lain apabila kita tidak pernah keluar rumah?

Menurut saya tidak ada yang lebih baik dari jalan-jalan ke luar negeri dan dalam negeri. Keduanya baik bagi perkembangan mind set kita. Saya punya cita-cita berkeliling dunia, dan jelas keliling Indonesia termasuk karena Indonesia bagian dari dunia ini bukan? Ada baiknya membuka mindset kita untuk terbuka akan apa yang ada di luar. Pengalaman saya jalan-jalan ke luar negeri, saya banyak belajar, bagaimana mereka hidup secara teratur, disiplin dan bersih. Sedangkan ketika saya berjalan-jalan di dalam negeri saya melihat potensi alam Indonesia yang sangat besar, dan melihat perlu adanya kesadaran kita bersama untuk mengelola dan menjaga kekayaan alam kita.

Ketika saya berjalan-jalan ke luar negeri, saya melihat bagaimana keras upaya pemerintah dan masyarakat untuk menjaga aset mereka "baik budaya maupun kekayaan alam sebagai potensi wisata". Dan ini yang sebaiknya diterapkan ke dalam bangsa kita, budaya bersih. Saya seringkali sedih ketika melihat tempat wisata di Indonesia yang keindahannya tertutup sampah. Kadang saya kesal ketika masa liburan dimana banyak orang yang berkunjung ke tempat wisata dan meninggalkan sampah. Seperti yang terjadi beberapa hari lalu di Pantai Kuta. Apa susahnya untuk mengumpulkan sampah dan membuangnya ketika menemukan tempat sampah? Ketika Tempat wisata bersih, maka wisatawan lokal maupun asing juga akan berdatangan dengan sendirinya.

Jadi jangan lagi ada kata-kata nyinyir yang mengatakan, "dasar tidak cinta Indonesia, jalan-jalannya ke luar negeri terus". Sekali lagi itu adalah pilihan, kita tidak bisa serta merta mengatakan seseorang cinta Indonesia atau tidak dari hanya melihat kemana dia liburan. Belajarlah untuk membuka wawasan, jangan berpikiran sempit, cobalah berpikir dari berbagai sudut pandang lainnya. Dan belajarlah untuk menjaga tempat-tempat wisata yang kita miliki, agar jangan sampai pada generasi anak dan cucu kita, mereka hanya bisa mendengar dan melihat foto masa lalu akan keindahan tempat-tempat wisata di Indonesia.

SIMILAR POSTS

Mengintip Pesona Harta Karun Macau, Indahnya Perpaduan Barat dan Timur

Macau adalah salah satu dari dua daerah administrasi khusus dari Cina yang terletak di tepi barat sungai Pearl Delta. Walaupun kecil, Macau menyimpan harta karun berupa kekayaan arsitektural, tata kota, budaya dan kuliner yang melimpah. Bangsa Portugis tiba dan menetap di Macau pada pertengahan Abad ke-16. Itulah Sebabnya mengapa di Macau kita bisa melihat indahnya perpaduan budaya barat dan timur. Saat ini Macau memposisikan diri sebagai Pusat Dunia Pariwisata dan Kenyamanan karena sekarang Macau berkembang menjadi tujuan wisata bertaraf internasional. 

Pertama kali tertarik mengunjungi Macau saat saya menonton tayangan drama yang mengambil lokasi syuting disana. Awalnya saya berpikir kalau lokasinya ada di Eropa, tapi setelah mencari tahu lebih lanjut ternyata lokasinya ada di Macau. Yang membuat saya tertarik adalah tatanan kotanya yang rapi nan asri, walaupun dipenuhi paving pada tanahnya, tapi suasana hijau dan kecantikannya masih terlihat, bangunannya pun sangat terawat. Selain itu adanya kanal buatan beserta dengan Gondolanya yang menarik perhatian. Semakin saya mencari tahu, semakin saya tertarik untuk berkunjung dan melihat langsung perpaduan nuansa sejarah dan modern, dengan kombinasi barat dan timur.

Akhir Agustus tahun lalu, saya berkesempatan melancong ke Macau. Tapi sayangnya karena kehabisan tiket keberangkatan kapal yang pagi (karena saat itu saya berangkat dari hongkong), terpaksa baru berangkat siang hari, padahal rencana awal kami ingin berkeliling seharian mengeksplore keindahan Macau, walau  hanya setengah hari, tapi itu adalah kunjungan yang sangat berkesan.

Akses ke Macau tidak sulit, ada beberapa alternatif pilihan, bisa menggunakan kapal, pesawat, ataupun daratan. Jika pergi dari Hong Kong, budget terbatas dan backpackeran seperti saya, kapal bisa jadi alternatif utama. Harga kapal Cotai Water Jet dari hongkong adalah HKD 165. Saat berangkat menuju Macau ada pengalaman mengesankan yang masih kami syukuri sampai saat ini, hikmah dari mendapatkan tiket siang. Singkat cerita, saat itu kami berlari ke antrian ekonomi, tapi tiba-tiba petugas menyuruh kami untuk melewati antrian yang lain. Awalnya kami berpikir kami tidak diizinkan masuk karena sudah terlambat, tapi ternyata kami digiring masuk ke kelas VIP. Sangat beruntung sekali kami bisa merasakan nikmatnya kelas VIP dengan hanya menggunakan tiket ekonomi. Perjalanan menuju Macau tidak melelahkan karena hanya 2 jam perjalanan, karena berangkat di siang hari, kita dapat melihat pemandangan di luar yang mengagumkan. Pengalaman saya saat pulang dari Macau menuju Hong Kong, kali ini saya tidak merasakan kelas VIP, tetapi walaupun ekonomi kapalnya nyaman banget. 

 Jejeran Bus Gratis, yang bisa dimanfaatkan untuk berkeliling


Turun dari kapal sudah terlihat suasana paduan barat dan timur dimana di setiap petunjuknya menggunakan 3 bahasa, yaitu bahasa portugis, bahasa inggris dan bahasa cina. Pelabuhannya bersih, tidak ada sampah di sekitar pelabuhan dan bagian imigrasi pun tidak sulit dan ribet. Keluar dari Pelabuhan, kita disambut dengan berjejeran Shuttle Bus gratis yang disediakan oleh resort dan hotel-hotel besar yang ada di Macau. Selain itu mereka juga membagikan beberapa barang gratisan, namanya wanita, pasti suka yang namanya gratisan. Saat itu saya mendapatkan kipas Shrek, kipasnya besar sangat berguna untuk diperjalanan. Selain itu tidak sulit untuk mendapatkan Peta Macau, karena banyak sekali Peta dan Brosur-brosur lain disekitar pelabuhan.

Pesona Harta Karun Macau
Banyak tempat bersejarah yang bisa dikunjungi di Macau. Macau sendiri terbagi menjadi 4 wilayah, yaitu Macau Peninsula, Taipa Cotai dan Coloane. Macau memiliki berbagai macam jenis wisata, diantaranya museum dan galeri, gereja, kuil, taman, benteng dan atraksi lainnya.

Salah satu dari tiga Jembatan yang menjadi penghubung antar wilayah di Macau

1.Senado Square. Tempat ini merupakan salah satu tujuan utama para pelancong yang berkunjung ke Macau, karena tempatnya nyaman, dan disinilah kita dapat melihat harta karun arsitektur yang ada di Macau. Senado Square adalah plaza dengan air mancur yang dikelilingi oleh bangunan-bangunan bersejarah. Kalau kesini rasanya seperti sedang berasa di Eropa. Jalanannya di pasang Paving yang unik yang menjadi ciri khas Senado Square. Kalau berkunjung kesini, perhatikan juga celah-celah kecil berupa gang yang ada diantara gedung, karena di celah itu kita bisa melihat kecantikan luar biasa di dalamnya, terutama untuk pecinta fotografi, atau yang ingin prewedding, tempat tersebut sangat recommended. Jika ingin mencari souvenir, di dekat Senado Square juga terdapat beberapa toko souvenir, kemarin saat saya kesana, saya juga membeli souvenir disini. Selain souvenir dipinggir jalan juga terdapat beberapa warung makanan, banyak juga yang mengantri untuk membeli makanan disana. 
Senado Square, selalu ramai dengan para pengunjung yang ingin berkeliling ataupun belanja

Celah kecil yang rapi dan asri, bisa jadi tempat prewedding

2.Ruins of St Paul’s (Ruínas De S.Paulo). Ruins of St Paul’s merupakan reruntuhan katedral St. Paul, bekas sebuah gereja bergaya arsitektural Portugis. Ini merupakan salah satu landmark terkenal di Macau, rasanya belum lengkap ke Macau kalau belum berfoto di depan bangunan ini. Saat kami kemarin kesana, suasana sangat ramai. Disamping kanan kiri tangga terdapat tanaman yang membuat sejuk mata yang melihatnya. Sekali lagi, kalau ke Macau, jangan lupa berkelihat di sekeliling, karena terdapat banyak objek yang bisa dijadikan objek foto. Ruins of St Paul’s merupakan bangunan bersejarah Macau yang termasuk ke dalam bangunan budaya UNESCO. 

Ruins of St Paul's, The Historic Centre of Macao

3.Stand My Way, merupakan salah satu tempat yang masuk kedalam tujuan di itenerary untuk dikunjungi. Menurut sumber bahwa disana terdapat beberapa kertas biasa yang apabila kita berdiri di sekitar garis, maka kita dapat melihat layar 3D yang akan memunculkan sesuatu di kertas tersebut. Tempat ini berada di sekitar senado Square.
4.St.Dominics Church. Pada saat saya kesana sayangnya sudah tutup, namun gedungnya cukup menarik perhatian dengan warna kuningnya. Di belakang gereja ini terdapat menara lonceng yang sekarang telah disulap menjadi menara Museum Seni Suci yang memamerkan 300 artefak. Menarik bukan?
Gereja St Dominic, sayangnya saat kami kesana sudah tutup jadi hanya dapat berfoto diluar

5.Macau Tower. Macau Tower merupakan salah satu landmark Macau yang wajib di kunjungi. Macau Tower terkenal sebagai bungee jumping spot  tertinggi di dunia. Selain bungee jumping, juga terdapat Mast Climb, SkyJump & Skywalk untuk memacu adrenalin. Yang istimewa di tempat ini adalah, kita dapat melakukan Bungee Jumping dari ketinggian 233m, ataupun melakukan skywalk di sekitar tepi luar menara. Disini pengunjung juga dapat menaklukkan puncak Macau tertinggi di 338m dengan menaiki tower setinggi 100m. Untuk yang pemberani, wajib dicoba untuk memompa adrenalin. Sayangnya saya tidak berkesempatan untuk ke tempat ini kemarin, hanya memandang dari dalam bus. Kalau saya berkesempatan kesana lagi, saya mau mencoba skywalk.
Macau Tower di Malam hari

6.Museu de Macau. Tempat ini merupakan museum yang berisi informasi sejarah dan kebudayaan Macau. Terdiri dari 3 lantai yang masing-masing lantai memiliki representasi yang menggambarkan tentang sejarah dan Kebudayaan Macau. Museu de Macau terletak di Benteng Gunung, yang dibangun oleh para Yesuit pada abad ke-17. Bagi yang ingin mengintip indahnya kebudayaan Macau, tempat ini sangat recommended untuk dikunjungi.

7.Macau Fisherman’s Wharf. tempat ini merupakan theme park pertama di Macau. Tempat ini juga merupakan tempat berbelanja yang recommended. Disini terdapat pusat perbelanjaan, souvenir dan juga restoran.

8.A-Ma Temple. Kuil ini sangat terkenal dan merupakan salah satu kuil tertua di Macau. Ada kepercayaan dimana bahwa nama kota Macau diambil dari nama kuil ini.

9.Taman Vasco dan Gama dan Taman Kemenangan. Di taman ini terdapat sebuah patung sedada dari sang navigator portugis, yaitu Vasco da Gama. Patung ini dibuat pada tahun 1911 oleh pematung Tomás da Costa. Dulunya tempat ini merupakan bagian dari sebuah jalan panjang Avenida Vasco da Gama yang dibuat tahun 1898. Saat ini renovasi terbaru menambahkan sebuah danau dengan bentuk ombak dibagian bawah taman dan sebuah air mancur yang mengitari patung navigator Portugis tersebut.

10.The Venetian Resort. Tempat inilah yang membuat saya ingin ke macau karena disebut-sebut sebagai Venesianya Resort. Dan ternyata benar, di dalamnya terdapat kanal buatan yang dibuat mirip dengan nuansa Venesia, tidak lupa juga dengan gondola lengkap dengan gondolier yang akan membawa kita berkeliling diiringi dengan suara merdunya. Saat berada di tempat ini kita akan dibawa kedalam suasana Venice, dimana di kanan dan kiri kanal terdapat beberapa toko dengan arsitektur yang dibuat seperti bangunan-bangunan di Eropa. Ditambah lagi pada saat saya mengunjungi tempat ini, terdapat pertunjukan  mini opera di ujung kanal, yang dapat dinikmati dengan gratis. 

Seperti terasa di Venesia

Ada danau didepan The Venetian
Mini Opera di Ujung Kanal

City Of Dreams
11.City of Dreams. Disini terdapat beberapa pertunjukan yang bisa dinikmati. Pertunjukan yang terkenal adalah The House of Dancing Water dan The Bubbles/Dragon Treasure. Dragon Treasure merupakan pertunjukkan multimedia dengan tekhnologi yang sangat canggih yang  membawa kita pada dunia lain. Efek lampu dan suara yang ditayangkan sangat mengesankan, apa yang kita bayar sebanding dengan apa yang kita dapatkan. Selain tempat pertunjukkan, tempat ini juga terdapat pusat perbelanjaan, restoran dan hotel. Letaknya bersebrangan dengan Venetian, tinggal menyebrangi jalan sampailah ke City of Dreams. Bisa juga menggunakan Shuttle Bus gratis dari Venetian, tapi saya merekomendasikan langsung berjalan kaki, karena sepanjang jalan banyak view yang bisa difoto.


Kuliner
Here it is, EggTart Fenomenal Macau
Kuliner di Macau dibagi menjadi 4 jenis, yaitu Kuliner khas Macau yang merupakan perpaduan antara masakan Portugis dan Cina, Kuliner khas Cina, Kuliner Internasional serta Kudapan lokal favorit. Satu makanan yang sangat terkenal yang menjadi favorit wisatawan yang berkunjung ke Macau adalah Eggtart, belum lengkap rasanya berkunjung ke Macau kalau belum mencoba makanan favorit yang satu ini. Harganya juga cukup murah yaitu 7MOP. Untuk wisatawan muslim seperti saya, tidak usah bingung untuk makan, karena di Macau kini juga ada restoran halal. 

Dan kami sudah membuktikan kalau ternyata Egg Tart memang makanan fenomenal, Rasa creamynya susah dijelaskan oleh kata-kata. Kalau saya kesana lagi, saya mau mencoba lagi lebih banyak. Recommended Food :D

Berkeliling Macau
Akses berkeliling Macau tidak begitu sulit. Karena ada petunjuk jalan di setiap persimpangan yang dapat kita jadikan acuan. Di Macau cukup nyaman berkeliling dengan berjalan kaki, dimana kita akan dimanjakan dengan pemandangan yang indah di samping kanan dan kiri di sepanjang perjalanan. Banyak Resort di Macau yang menyediakan Shuttle Bus gratis menuju tempat-tempat wisata.

Selain yang saya sebutkan di atas, masih banyak lagi pesona harta karun yang belum saya sebutkan. Karena saat ini Macau sudah memiliki 25 Heritage Sites yang terdaftar dalam warisan budaya UNESCO. Macau menurut saya merupakan kota kecil yang amazing dengan segala pesonanya dan wajib untuk dikunjungi, kalau saya diberikan kesempatan lagi untuk berkunjung ke sana, saya akan menjelajah tempat-tempat yang merupakan Harta Karun Macau. Dan sekarang saat mendengar kata Macau, yang terbayang adalah kota dengan sejuta pesona harta karunnya.


Modern tapi tidak menghilangkan kesan "Lingkungan Hijau"

Bukti Follow



References:
http://id.macautourism.gov.mo/

SIMILAR POSTS

Mudik? Siapa Takut

Sebenernya udah lama gue pengen nulis ini, tapi berhubung setan galau lagi bersemayam di tubuh gue dan membuat gue males ngapa-ngapain jadi ketunda deh nulisnya. Dan setelah berhari-hari melawan setan galau, akhirnya gue memenangkan pertempuran itu, terus muncullah niat untuk nulis lagi..

Kali ini gue akan share pengalaman gue waktu mudik kemaren. Banyak banget hal baru yang gue alami dan gue rasain. Seperti judul tulisan ini, "Mudik? Siapa Takut", awalnya gue takut mau mudik, bukan karena gue cupu ga berani mudik, tapi ngebayangin berapa lama di jalan aja udah bikin merinding duluan. Tapi akhirnya setelah gue melawan rasa takut itu, berangkat mudik juga lah gue. HAHAHA *ketawa kemenangan.

Beberapa hari sebelum hari H, gue galau *lagi-lagi galau* karena selama seminggu badan ini rasanya ga karu-karuan, ditambah galau berkepanjangan karena sesuatu hal *skiplah yang itu*, lalu keluarlah inisiatif buat majuin tanggal kepulangan, dan majulah menghadap kepala TU, mungkin karena melihat raut wajah gue yang kusutnya ngelebihin benang kusut yang ditarik-tarik sama bocah paling badung di simeulue *oke itu lebay*, akhirnya ia merasa iba dan bantuin gue menghadap pak kepala. Dan setelah menghadap pak kepala, Alhamdulillah gue diizinin bahkan disuruh nginap di rumahnya di Banda sana, karena gue belum menemukan tempat tinggal untuk bermalam nanti di sana. Alhamdulillah..

Hari itu juga gue langsung menelepon L**n Air untuk majuin tanggal keberangkatan, sempet galau juga karena harus nambah lagi, ga gede sih, tapi ya namanya juga pegawai baru, anak kos lagi, pasti pemikirannya ruwet kan kalo soal duit. Jadi sementara gue pending dulu dan langsung menuju ke maskapai kecil si S**i Air, dan parahnya ternyata tiket pesawat kecil gue ga bisa dimajuin karena udah penuh, dan juga ga bisa di refund karena untuk ke Banda refund ga berlaku, makin galau lah gue, mungkin karena di masnya ini terpesona dengan keruwetan wajah gue, akhirnya dia mau ngebantuin jualin lagi tiketnya, soalnya banyak yang nyari juga tiket itu. Alhamdulillah..

Dan tapi akhirnya gue harus naik kapal dimana itu memakan waktu 15 jam perjalanan untuk mencapai Banda, baru sampe Banda loh yaa, belom sampe Surabaya.. Can you imagine that??? Tapi karena homesick dan galau berkepanjangan akhirnya gue memberanikan diri untuk naik kapal, untungnya ada temen juga yang mau mudik ke daratan, at least.. I'm not aloneeee.. Ga sampe disitu, setelah fix naik kapal, akhirnya gue memutuskan untuk memajukan tiket L**n Air tadi dengan membayar sejumlah sekian, tapi ternyata pembayaran ga bisa transfer dan harus di bandara atau di L**n Air centre di Jakarta dan harus dibayar maks hari sabtu. Brooh, gue ke bandara harus makan waktu 30jam bolak-balik, sedangkan gue masih mudik seminggu lagi dan orang yang bisa gue mintain tolong untuk ke bandara Banda malah lagi tugas ke sini.. Tapi Alhamdulillah atas pertolongan Allah yang telah melunakkan hati si pacar yang aslinya paling males disuruh ribet-ribet, akhirnya dia mau bayarin ke L**n Air centre setelah dibujuk-bujuk. Dan pada hari Senin pagi sebelum malamnya gue berangkat, alhamdulillah dapet sms dari mas-mas pesawat S**i Air kalo tiketnya udah laku, Alhamdulillah..

Gak sampai disitu keribetannya, bahkan setelah gue sampe Banda, sebelum beberapa jam keberangkatan, gue baru telepon ke travel dari Surabaya ke Blitar, tapi travel langganan biasanya tiba-tiba jadi jahat dan mengecewakan, bagaimana ga, gue belom selesai ngomong udah ditutup, dan harus transfer dulu lagi kan, lah bagaimana kalau ternyata pesawat gue delay, terus gue udah bayar, terus gue ditinggal, terus nanti gue gimanaaaa? Di sela kebuntuan itu akhirnya gue memutuskan buat telepon kaka gue dan minta tolong cariin travel dari Surabaya, *untungnya kaka gue tinggal di surabaya*. Dan alhamdulillah tenanglah urusan travel.

Belum selesai dag dig dugnya karena ternyata pesawat dari Banda delay 1.5 jam, berdoa aja semoga ga ditinggal pesawat transit dari Jakarta. Kalau ini biasa, yang ga biasa adalah ketika di dalam pesawat, itu adalah penerbangan terburuk yang pernah gue rasain. Pada saat itu gue berasa udah pasrah kalau hal buruk terjadi pada gue saat itu. Bayangin aja, pada saat take off sampai dengan setengah jam di langit itu ga stabil dan goyang kanan-kiri, udah berasa kayak naik wahana ontang-anting, tapi mending ontang-anting masih lebih stabil. Lah inii... beneran rasanya jantung udah mau copot. Tapi alhamdulillah gue bisa mendarat dengan selamat di Jakarta. Gak hanya itu, gue sampe sana jam 16.30, dan nunggu bis buat nganter ke terminal ga kunjung dateng sampe setengah jam, sedangkan gue harus terbang lagi jam 17.45. Mana belum sholat, karena di aceh baru dzuhur jam 13.00, sedangkan gue masuk pesawat 13.00. Akhirnya gue berinisiatif buat ngomong sama petugasnya dan disuruh naik lewat tangga yang biasanya buat boarding itu langsung ke Gate yang dituju.. Dan baru aja gue duduk abis dari mushola, udah dapet panggilan buat masuk ke pesawat. Alhamdulillah akhirnyaaa berangkat juga. Dan kebetulannya, di dua pesawat itu, bangku tengah yang deretan gue pasti kosong, lumayan lah bisa buat naruh tas kecil, biar ga berat mangkunya.

Sampai bandara juanda, baru aja ngaktifin HP udah di telepon bolak-balik sama travelnya, katanya disuruh buruan, laah gue baru sampe, ngambil koper aja belum. Untungnya, karena gue naik pesawat transit yang datengnya telat, kopernya dateng duluan. Langsung buru-buru deh tu ke mas-mas travel untuk berangkat ke pool travelnya. Kalo disana rata-rata dijemput pake mobil biasa baru deh nanti ke pool buat naik mobil gedenya. Dan Alhamdulillah travel yang ini lebih bagus.

Subhanallah yaaaa mudik kali ini, pertolongan Allah menjulur dimana-mana, berkah Ramadhan banget deh pokoknya. Bisa jadi pelajaran, perbanyaklah relasi dan teman dimana-mana. Karena bukan ga mungkin kamu akan pergi kemana-mana. Dan jangan lupa berdoa, Allah ga pernah ngacangin doa kita kok, cuma mungkin jalannya ga seperti yang kita inginkan, tapi Allah memberi apa yang kita butuhkan.. Semangat mudiik :D 

SIMILAR POSTS

Welcome to Simeulue

Finally sampai juga ke Simeulue, Pulau kecil di Ujung Barat Daya Indonesia. Tidak terasa juga sudah 1 bulan saya disini. Well, saya akan berbagi informasi tentang pulau kecil ini. Tidak banyak yang menulis tentang Simeulue, dan rata-rata informasi tersebut sudah lama, karena tidak banyak juga orang yang datang kesini. Tapi bukan tidak mungkin di masa yang akan datang kalian tertarik datang kesini dan mengunjungi surga bahari di Simeulue.

Ketika menginjakkan kaki pertama kali di provinsi Aceh

Kali ini saya akan berbagi pengalaman dan informasi mengenai transportasi menuju pulau ini. Pada saat saya pertama kali datang kesini, jalur yang saya ambil adalah jalur udara menuju banda aceh dari Jakarta (karena tugas dinas, maka harus melalui banda aceh), kemudian menuju simeulue melalui jalur laut dengan menggunakan kapal dari Labuhan Haji. Kapal tidak berangkat setiap hari, oleh sebab itu jika ingin menggunakan jalur laut, maka harus mencari informasi terlebih dahulu kapan saja jadwal keberangkatan kapal.

Alternatif transportasi pertama adalah melalui jalur darat dan laut. Jalur darat dari banda aceh ke pelabuhan labuhan haji ditempuh dalam waktu 7 jam, dan jalur laut 8 jam, total 15 jam perjalanan. Untuk jalur darat dari banda aceh ke labuhan haji dapat menggunakan travel dengan biaya Rp 150.000,-. Jangan khawatir mengenai medan jalan disini, karena jalan raya dari banda aceh menuju labuhan haji seperti melewati jalan tol, halus, tidak ada lobang dan sepi, bahkan menurut saya lebih bagus daripada jalan tol di jakarta.

It's time to go to Simeulue

Setelah sampai di labuhan haji, bisa membeli tiket di loket pelabuhan. Tiket cukup murah, hanya Rp 45.000,- untuk kelas ekonomi, Rp 55.000,- untuk kelas bisnis dan Rp 65.000,- untuk kelas VIP. Saya akan jelaskan perbedaannya, untuk kelas ekonomi, tidak ada ac, dan duduk di bangku di luar. Untuk kelas Bisnis, ada AC (walau tidak selalu menyala di sepanjang perjalanan) dan tempat tidur seperti asrama, walaupun bukan dari kasur busa dan hanya dari papan tapi cukup nyaman untuk tidur rebahan setelah capek diperjalanan seharian. Untuk kelas VIP ada AC, tetapi bukan tempat tidur yang disediakan, melainkan bangku yang lebih besar dari kelas ekonomi, dan disediakan pemandangan langsung ke luar deck. Tetapi menurut saya, yang paling enak adalah kelas bisnis, karena kalian bisa tidur dengan lelap, sehingga perjalanan lama pun tidak begitu terasa.

Untuk jalur darat dan laut yang pertama sudah saya jelaskan, ada lagi alternatif berikutnya melalui Medan dan pelabuhan Singkil. Jarak tempuh menurut informasi yang saya himpun tidak begitu jauh berbeda dengan melalui labuhan haji, hanya berbeda 1 jam saja. Dan harga tiket kapal, berbeda lebih mahal Rp 10.000,- dari harga tiket kapal melalui labuhan haji. Selain itu waktu keberangkatan kapal hanya 2 kali dalam 1 minggu. Tetapi menurut pengalaman teman saya, perjalanan kapal dari medan tidak begitu ramai, sehingga nyaman untuk istirahat.

Jadwal Keberangkatan Kapal dari dan ke Labuhan Haji maupun Singkil

Alternatif berikutnya adalah jalur udara, ini bisa menjadi alternatif kedua jika kalian punya biaya lebih dan ingin hemat waktu perjalanan. Dahulu terdapat beberapa maskapai pesawat yang menuju Sinabang Lasikin (bandara Simeulue), tetapi untuk saat ini hanya tersisa 1 maskapai yang masih beroperasi, yaitu Susi Air. Kalian bisa naik pesawat dari banda aceh maupun medan, tetapi ada perbedaan harga tiket yang cukup signifikan antara aceh dan medan. Harga tiket pesawat dari Aceh adalah ± Rp 500.000,- sedangkan dari medan ± Rp 1.000.000,-. Harga dari aceh lebih murah karena merupakan penerbangan perintis dan mendapat subsidi dari pemerintah provinsi Aceh. Waktu tempuh perjalanan ± 2 jam. Pesawat dari medan beroperasi 3 kali sehari, sedangkan dari Aceh hanya beroperasi 3 kali seminggu, harinya kalau tidak salah Senin, Rabu dan Jum'at.

Ya itulah transportasi yang bisa menjadi pilihan utama untuk menuju keindahan surga bahari di barat daya Indonesia. Sampai jumpa di postingan saya selanjutnya.

Penampakan Simeulue Island, foto ini saya ambil dari kapal


SIMILAR POSTS