Commuter Line vs Ekonomi

Hari ini gue naik kereta ke-3 dan ke-4 kalinya diumur gue yang sekarang ini *gak perlu disebut*. Pertama gue naik kereta Commuter Line dan baliknya gue naik kereta ekonomi *hemat* . Akan gue review perbedaan yang gue temui di masing-masing kereta ini.

Kereta Commuter Line :
Kereta ini baru (tapi fisiknya ya kereta ekonomi AC yg dulu itu, tapi lebih baik). yang bisa dinaiki dengan harga tiket 6ribu (dari tebet). Well Kelebihan dari kereta ini adalah di dalemnya ga ada yang ngerokok, ya namanya juga AC. Disini ada 2 macam AC, yang pertama AC (Air Conditioner) dan yang satu lagi AC2 (Angin Cepoi-Cepoi) yang dihasilkan dari kipas angin yang bertengger di atap gerbong. Dan kalau naik kereta ini, bagi yang pemula naik kereta dan belum hafal urutan stasiun-stasiunnya *contohnya gue* gak akan kesasar kalo naik kereta ini, ya peluang kesasarnya kecil lah. Bukannya ada pengumuman berhenti tiap stasiun kayak di luar negeri ataupun busway (yang masih bagus tentunya), tapi di atas pintu keluar masuk itu ada peta rute keretanya. Jadi kalau memperhatikan peta dan melek selama dijalan, ga nyasar deh hehe.

Dan bagi para wanita-wanita anggun yang hanya ingin bersama para wanita, bebas dari gangguan pria-pria tengil, bisa naik gerbong wanita yang biasanya ada di depan atau belakang kereta, biasanya ada 2 gerbong yang disediakan khusus untuk wanita pada masing-masing kereta. Kereta ini ga kosong penumpang kok kayak trans pakuan, tapi tenang ga sepenuh Ekonomi yang jelas.


Kereta Ekonomi :
Ini adalah kereta yang disubsidi oleh pemerintah harganya jadi 1500 rupiah saja. As we know, kalo kereta ini akan sangat sesaaaak sekali kalo jam-jam tertentu. Bahkan ada yang sampai naik-naik diatas kereta. Dan tadi gue melihat dengan mata kepala gue sendiri, pas lagi nunggu kereta arah jakarta, ada anak sekolahan di atas, bawa-bawa celurit, samurai, senjata-senjata gitu (ga sempet gue foto, serem, mana sendirian pula). Dan sebelah gue ibu-ibu teriak-teriak "Ya ampun dek, jangan-jangan". Dalam hati, beginikah mental anak sekolah jaman sekarang? Tapi kalau mau gak begitu sesak bisa merubah rute : ke bogor pagi, dan ke jakarta sore :p
Ok back to the condition, disini kalo lagi kosong, bisa lebih dingin lho dari kereta AC, why? karena AC disini lebih dahsyat kekuatannya, karena bisa merasakan hembusan angin dari kipas angin ataupun dari luar kereta *dahsyat bukan?*. Tapi semua itu percuma karena disini orang bebas merokok semaunya, ngeganggu banget bagi orang-orang yang gak suka asap rokok.

Ada yang spesial dari kereta ekonomi. Kalo naik kereta ini, kalian bisa shopping deh. Seperti tadi yang gue alamin. Berikut list apa aja yang dijual, berikut dengan slogan-slogannya :

  1. Ada penjual air : *yang aus yang aus*
  2. Buah kelengkeng : *1: 3 ribu 2: 5rbu, manis manis* (Populasi penjual yang paling banyak di kereta)
  3. Senter kepala : *ayo senternya 10rbu, 8rbu ga pake batere*
  4. Koran : *ayo pos kota, lampu merah 1000* 
  5. Masker & tisu : *masker tisu, masker tisu 2 ribu*
  6. Raket (raket buat nyamuk itu lho bukan buat badminton) *ayo raketnya raketnya treeek treek treek*
  7. Tahu sumedang *tahunya tahu sumedang masih anget*
  8. Aksesories, and many more, sampe lupa gue ada apalagi.


Setiap transportasi pasti ada baik dan buruknya, tinggal bagaimana kita menyikapinya aja. Mau naik kereta yang mana? that's all up to you :)

SIMILAR POSTS

Finally i get that thing

Akhirnya setelah pencarian yang panjang, gue bisa mendapatkan apa yang gue inginkan, apakah itu?


Langkanya barang menyebabkan gue harus kesana kesini untuk nyari itu barang dengan harga yang pas. Dari Ambassador (tempat ini yang paling sering gue datengin), pasar baru, mangga dua, dan akhirnya dapetnya di kemang.

Terima kasih saya ucapkan untuk :

1. ALLAH SWT
    Tanpa ridhanya, aku tidak akan pernah memiliki benda itu bagaimanapun usahaku.

2. Orang Tua

3. Rendra Achyunda AP
    Yang Telah banyak mendukung saya, dari saat pertama kali ingin kamera itu, sampe akhirnya mendapatkan kamera itu. Orang yang bersedia nganterin kemana-mana walau lagi banyak kerjaan. Mungkin gak akan kebeli kalo gak ada dukungan dan bantuan dari dia . Thanks a lot my boy :*

4. Septiawan Nur Hidayat
    Orang yang jadi tempat sharing soal fotografi, mau nemenin nyari juga . Dan segala bantuan dalam pencarian selama ini. Makasih ya :)

5. Erma Purnatika dan mba Siti Nurhidayah HB
    Terima kasih atas pinjaman transportasinya selama ini untuk mencari benda itu. Thanks a lot :D

6. Iki glauker Usman
    Orang yang menyarankan untuk menelepon toko itu :D

7. Kampus tercinta
    Yang dengan baik hati membantu untuk pembelian kamera ini.

Dan seluruh orang yang telah membantu saya . makasih :D

Bali (Second Day)

Hari ini saya akan menceritakan perjalanan saya di hari kedua saya di bali . Kenapa sudah hari kedua sedangkan saya tidak menceritakan hari pertama? Karena hari pertama itu saya tiba di bali dan itu udah larut malam, jadi yaa langsung tidur .

Ok saya akan mulai bercerita . Hari ini saya bangun kesiangan, ya maklum perbedaan waktu yang belum terbiasa bagi saya. Jadi mindsetnya masih waktu yg d jakarta .

Lanjut lagi cuci muka sikat gigi langsung berangkat nganterin nara (ponakan saya) sekolah preschool. Pulangnya masak-masak bantuin mba, terus makan sampe kenyang . Habis itu luntang-lantung gak jelas karena masih capek, habis nara pulang, barulah kita pergi jalan" . Ke legian muter-muter, tahan pandangan (dompet tipis) haha. Setelah itu ke joger liat-liat, tapi akhirnya tergoda juga .

Pulangnya, langsung ketiduran, masih kena efek capek . Padahal rencananya mau ke tanah lot, eh ga jadi d, karena saya yang terlalu pulas tidurnya, bangun-bangun udah jam 5 aja .

Akhirnya luntang-lantung gak jelas lagi main sama ponakan, nah malemnya mau tidur malah dilarang dan disogok pizza . Hahaha lumayan lah .

Dan sekarang saatnya saya akhiri cerita ini karena saya harus plg dan mau makan pizza dulu . lanjut lagi besok :D

Summer in Seoul

Salah satu karya Ilana Tan lagi . Novel kali ini berjudul Summer in Seoul yang mengambil cerita di Seoul ini memiliki cerita yang menarik.
Sinopsis
Jung Tae-Woo - penyanyi muda terkenal Seoul yang muncul kembali setelah empat tahun menghindari dunia showbiz.
"Aku hanya ingin memintamu berfoto denganku sebagai pacarku," kata Jung Tae-Woo pada gadis di hadapannya.

Sandy alias Han Soon-Hee - gadis blasteran Indonesia-Korea yang sudah mengenali Jung Tae-Woo sejak awal, namun sedikit pun tidak terkesan.
Sandy mengangkat wajahnya dan menatap laki-laki itu, lalu berkata, "Baiklah, asalkan wajahku tidak terlihat."

Awalnya Jung Tae-Woo tidak curiga kenapa Sandy langsung menerima tawarannya. Sementara Sandy hanya bisa berharap ia tidak akan menyesali keputusannya terlibat dengan Jung Tae-Woo. Hari-hari musim panas sebagai "kekasih" Jung Tae-Woo dimulai. Perubahan rasa itu pun ada. Namun keduanya tidak menyadari kebenaran kisah 4 tahun lalu sedang mengejar mereka.

Epilog
Dulu kalau aku tak begitu, kini bagaimana aku?
Dulu kalau aku tak disitu, kini dimana aku?
Dulu kalau aku begini, kelak bagaimana aku?
Dulu kalau aku disini, kelak dimana aku?

Tak tahu kelak ataupun dulu
Cuma tahu aku begini
Cuma tahu kini aku di sini
Dan kini aku melihatmu

Konon ketika seseorang berada dalam keadaan hidup dan mati, ia akan bisa melihat potongan-potongan kejadian dalam hidupnya, seperti menoonton film yang tidak jelas alur ceritanya. Benarkah begitu?

Oh ya, ia sedang mengalaminya. Ketika tubuhnya terlempar kesana-sini, pandangannya mendadak gelap, namun anehnya ia kemudian bisa melihat wajah seseorang dengan jelas. Ia juga bisa mendengar suaranya.

Betapa ia sangat merindukannya sekarang, ingin bertemu dengannya, ingin berbicara dengannya. Ada yang harus ia katakan pada orang itu. Ia harus memberitahunya ia rindu.

Hanya sekali saja...

Kalau boleh, ia ingin mengatakannya sekali saja...
Kalau boleh, ia ingin melihatnya sekali saja...
Tapi tidak bisa...
Suaranya tidak keluar...
Ia tidak punya tenaga untuk bicara...

SIMILAR POSTS

Spring in London

Spring in London salah satu novel karya anak bangsa yang mempunyai cerita yang bagus dan menarik. Kita dibawa dalam alur cerita yang sulit ditebak dan menarik.

Novel karya Ilana Tan ini berkisah tentang seorang model ternama korea selatan yang bernama Danny-Jo. Ia pergi ke London untuk melakukan syuting video klip sahabatnya. Disana ia bertemu dengan seorang model asal jepang yang telah lama tinggal di Inggris. Model wanita asal jepang itu bernama Naomi. Ia sangat menarik perhatian Danny-Jo karena Naomi berbeda dengan orang-orang yang pernah ia kenal. Naomi sangat menjaga diri bahkan terkesan takut akan sosok Danny-Jo. Apa yang sebenarnya terjadi pada Naomi? Mengapa ia terkesan sangat menutup diri? Dan apa yang akan terjadi pada Danny-Jo dan Naomi? Baca aj novelnya . hhee


Prolog ..
Ada sesuatu yang ingin kukatakan padamu sejak dulu. Sampai sekarang aku belum mengatakannya karena... yah, karena berbagai alasan. Dan alasan utamanya adalah karena aku takut.
Kalau aku mengatakannya, reaksi apa yang akan kauberikan?
Apakah kau akan menerima pengakuanku?
Apakah kau akan percaya padaku?
Apakah kau masih akan menatapku seperti ini?
Tersenyum padaku seperti ini?
Atau apakah justru kau akan menjauh dariku?
Meninggalkanku?
Tapi aku tahu aku harus mengatakannya padamu. Aku tidak mungkin menyimpannya selamanya. Entah bagaimana reaksimu nanti setelah mendengarnya, aku hanya berharap satu hal padamu.
Jangan pergi dariku.
Tetaplah di sisiku.


SIMILAR POSTS