Beasiswa Master Degree KOICA : Tes Tahap I (Seleksi Berkas dan Wawancara Tahap I)

안녕하세요!

Apa kabar semuanya? Maafkan gue yang menghilang selama 1 tahun lebih. Karena gue sedang fokus dengan kehidupan baru di negeri yang terkenal akan dramanya. Sampai tidak sempat menyentuh blog ini sama sekali.

Nah sesuai dengan kata-kata di blog gue sebelumnya bahwa gue akan share bagaimana proses gue mendapatkan beasiswa ini pertahapannya. Dimulai dari tahap pertama yaitu pengumpulan berkas dan seleksi berkas juga wawancara tahap satu di KOICA Indonesia. Proses tata caranya mungkin saja berubah karena pandemi ini dimana proses tatap mata jadi berkurang. Tapi kurang lebih beginilah proses yang gue alami. Walaupun sudah satu tahun lebih proses ini masih sangat jelas terpatri di pikiran gue. Karena ini pertama kalinya gue apply beasiswa dan ga nyangka aja ternyata bisa dapet.

Dokumen yang dibutuhkan tiap universitas bisa saja berbeda ya, nah ini dokumen yang waktu itu harus gue kumpulkan untuk masuk dalam seleksi berkas. 

1. KOICA Application Form (Required)
2. GSP Application Form (Required)
3. Two Letters of Recommendation (Required)
4. Research and Action Plan (Required)
5. Degree / Diploma (Required)
6. Transcripts (Required)
7. English Proficiency Test Reports (EPT) (Required)
8. Copy of Passport (Applicant’s) (Optional)
9. Copy of Identity Documents II (Parent’s) (Optional)
10. Employment Certificate (Optional)
11. Two Passport-size Photos (3 x 4 cm) (Optional)

Di list tersebut ada dua jenis dokumen, ada yang required dan optional. Untuk dokumen wajib kamu harus sertakan itu, ga boleh ada yang missing sedangkan untuk dokumen optional kamu boleh sertakan atau tidak, tapi saran gue, tetap usahakan untuk memenuhi dokumen optional juga yang menunjukkan kalau kamu benar-benar serius apply beasiswa ini.

Untuk dokumen 1, 2 dan 4 formatnya sudah ada ketika kamu mendownload surat keterangan beasiswanya, tinggal di isi sebaik-baiknya. Untuk dokumen nomor 3 saya minta dari bos eselon II dan dari dosen pembimbing gue dulu waktu bachelor's degree. Ingat dokumen ini harus di seal dan di stempel di bagian penutup amplopnya, ini hal yang mungkin terlihat remeh tapi sangat penting. Untuk hasil EPT tidak ada ketentuan apakah mau pakai TOEFL atau IELTS, skornya berapa juga nggak ada, tapi usahakan kumpulkan versi terbaik kamu.

Nah ada prosedur tidak tertulis khusus bagi PNS yang gue baru tahu ketika mendaftar ini (maklum ini juga pertama kalinya gue apply beasiswa kan). Yaitu surat pengantar dari SETNEG. Awalnya saya pikir dokumen" tertulis yang di sana saja cukup, ternyata ngga, untuk PNS perlu surat pengantar dari SETNEG. Ini kita ga bisa ujug-ujug langsung minta ke SETNEG tapi ada rangkaian proses yang perlu dilewati. Setiap instansi beda-beda ya, tapi di instansi gue, perlu surat pengantar dari pihak Pusdiklat. Untuk mendapatkan surat pengantar dari Pusdiklat ini, gue perlu surat pengantar juga dari Eselon II ke Pusdiklat. Kemudian ketika surat pengantar dari Pusdiklat selesai, dikirimlah semua berkas asli kita ke SETNEG beserta dengan surat pengantar tersebut. Setelah itu SETNEG akan membuatkan surat pengantar dan nanti akan dikirimkan berkas kita ke KOICA Indonesia. Ini yang membuat gue agak deg-degan waktu itu karena waktunya mepet dengan deadline. Jadi gue fokus menyiapkan dokumen-dokumen lain dan missing proses ini. Untung aja sempat telepon langsung dengan pihak KOICA Indonesia jadi gue semacam kejar-kejaran buat dapat surat pengantar ini.

Kemudian dokumen akan diperiksa kelengkapannya oleh pihak KOICA Indonesia (oh iya, kalau bisa di scan atau di copy yaa, jadi in case ada dokumen missing kamu masih punya backupannya). Nanti akan ada panggilan untuk wawancara tahap 1 di kantor KOICA Indonesia, via email dan chat. Untuk wawancara persiapkan mental dan fisik dengan baik. Wawancara dilakukan dengan menggunakan bahasa inggris, dan tidak sampai 5 menit, tapi ini yang menentukan masa depan beasiswa kamu. Seperti biasa motivasi dan rencana ke depan kamu akan ditanyakan. Tapi pas gue sempet dites apakah gue bisa bahasa korea, dan ya pastinya tidak bisa haha. Setelah ini dokumen kita akan dikirim ke pihak universitas untuk di seleksi berkasnya.

Jadi, setelah wawancara, pasrah aja berdoa untuk menunggu hasil pengumuman apakah lolos ke tahap selanjutnya atau tidak .... (to be continued to another phase)



SIMILAR POSTS

Beasiswa Master Degree KOICA di Korea Selatan





안녕하세요 :)

Hai, akhirnya gue punya waktu buat share tentang salah satu beasiswa master degree dari pemerintah Korea Selatan yaitu beasiswa dari KOICA. Kali ini gue akan cerita tentang gambaran umum dan proses seleksi dari beasiswa ini. Nah untuk cerita perjalanan gue mendapatkan beasiswa ini akan gue ceritakan di post selanjutnya secara lebih rinci per tahapan seleksinya.


Berikut pertanyaan yang sering gue terima dari para scholarship hunter : 

Jadi beasiswa KOICA itu apa sih?

Beasiswa KOICA adalah beasiswa master degree yang disediakan oleh pemerintah Korea Selatan untuk para PNS dan Universitas di negara berkembang yang ada di Asia, Afrika, Amerika Latin, Middle East, dan CIS. PNS mana suaranya? kesempatan besar lho ini. Nah banyak juga yang nanya ada beasiswa S3nya ga? Berdasarkan informasi dari pihak KOICA Indonesia, hanya ada untuk master degree (S2) ga ada S1 atau S3nya.  

Untuk beasiswa ini, kamu hanya punya kesempatan untuk pilih 1 jurusan dan artinya ketika kamu pilih jurusan itu ya kamu pilih kampus itu. Jadi pastikan kamu pilih jurusan yang sesuai dengan kerjaan dan hati kamu.

Oh ya ini kuliahnya pake full english kok, jadi don't worry kalo misalkan belum bisa bahasa Korea, tapi kalau misalkan mau serius akan lebih baik sih kalau bisa bahasanya.

Jurusannya apa aja dan kampusnya mana aja sih?

Untuk hal ini bisa sama atau beda tiap tahunnya karena biasanya kerja sama KOICA sama kampus-kampus itu cuma 3 tahun. Jadi kemungkinannya ada 3, tetap sama, kampusnya sama tapi jurusannya beda atau ya sudah ga ada lagi kampusnya itu. Untuk intip-intip mana aja yang ada di tahun ini bisa cek link ini : http://www.koica.go.kr/koica_en/3470/subview.do 

Beasiswanya dibuka kapan sih?

Informasi pendaftarannya biasanya keluar di bulan januari dan waktu untuk persiapin dokumennya sangat singkat sampai bulan maret. Jadi yang pengen serius dapetin beasiswa ini bisa dicoba disiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan sebelumnya. 

Dokumen yang disiapin apa aja sih?

Dokumen yang diperlukan bisa coba nyontek dari pendaftaran beasiswa sebelumnya. Gak jauh beda kok biasanya. Nah itu ada di link sebelumnya yang gue kasih. Bisa di cek untuk gambaran proses seleksinya. Saran gue sih, walaupun ga ada batasan minimum untuk nilai TOEFL atau IELTSnya persiapkan dokumen itu sebaik-baiknya, semaksimal mungkin. Karena pasti tiap tahun saingannya akan semakin ketat. Karena kita bersaing bukan hanya dengan sesama orang Indonesia, tapi juga dari negara lain. 

Tahapannya apa aja sih?

Overall, tahapan semua kampus sama sih, cuma ada beberapa yang beda cara tesnya.

Tahap 1 : Screening dokumen KOICA Indonesia, wawancara tahap 1 di KOICA Indonesia dan screening dokumen oleh KOICA Pusat dan Universitas
Tahap 2 : Phone Interview dan Essay on the Spot
Tahap 3 : Medical Check up
Nanti setelah keterima adalagi medical check up terakhir tahap 4 di Korea. Tapi insyaallah kalau udah lolos tahap 3 kemungkinan besar udah keterima kok. 

Yang ditanggung apa aja sih?

Untuk beasiswa ini itu semua full support. Dari biaya tiket berangkat, biaya kuliah, tempat tinggal, asuransi, settlement allowance, completion grant dan monthly allowance. Monthly allowance yang didapat tiap bulannya sebesar 999.000 Won. Lebih dari cukup kok kalo buat hidup di Korea, soalnya akomodasi udah ditanggung kan.

Sekian informasi soal beasiswa KOICA kali ini. Untuk tahapan lebih rinci akan gue sambung di post selanjutnya ya. Akan gue ceritain lebih rinci nantinya perjalanan gue bagaimana gue merangkak, sampai mau nangis pas persiapin semua ini, karena ini pertama kalinya gue daftar beasiswa. So, see you in the next post.

또 만나요!!

SIMILAR POSTS

My 3rd birthday in Aceh


Hi, today is my day. i'm turning 26. OMG, I never imagine that i spent my 3 years in other city, especially in Aceh. Well i'm going to say about something that changes my life. I feel like i'm more mature than the old me. Cause i met someone who give me some advice and change my life. I believe everything happen for some reason, we met people, get hurt or happy, it's a part of a lesson. it's depend on how you get a lesson from that situation.

Back to the topic, what the things that change my life?
The key is you must have no expectation on people

Why?
The less you expect the less you get hurt

And its true. It's been one month since i'm trying to have no expectation on people, since that tragedy. And i'm happy just the way i am. It doesnt mean that you dont have to do anything. You just try your best in life, but don't have any expectation on people. Maybe you think "Doesn't it sound like i don't have any ambition in my life?" No, i don't. I still have my ambition, but i do my best and i give my hope on Allah swt. Try to have a genuine heart and thankfullness for everything that happened in your life, is the key for your life :)

Try it, and see what will be change in your life :)

[Review] SKII and I

Hai, udah lama banget gue ga ngeblog. Terlalu sibuk dengan kerjaan kantor and i dont even have time for myself. Dan sekarang saatnya kembali ngeblog. Kali ini gue akan bahas tentang review skii setelah pemakaian kurang lebih 1,5 tahun. Karena ada beberapa orang yang tanya jadi gue tulis lengkapnya disini aja ya.

Ini koleksi gue, masih ada yang di belakang layar belum kefoto
Pertama kali gue pake SKII sekitar awal tahun 2015, gue ga pernah pake produk macem-macem selama ini, dari smp cuma pake biore, kemudian beralih ke ponds, sempet sebelum pake SKII gue pake elicina snail cream, tapi karena ga cocok (purging tak berkesudahan) akhirnya gue mencari produk lain. Kenapa ganti dari ponds? Karena muka gue udah kebal kayaknya pake pond's, kata beauty blogger sih, setidaknya setahun/2 tahun kita ganti produk, biar kulitnya ga kebal, tapi ya gue kan orangnya setia banget, kalo udah suka sama sesuatu susah berganti ke lain hati *eh. Alasan lain karena sinar matahari disini super duper sekali dahsyatnya, dan air di kabupaten gue dulu itu ga bagus, gue aja cuci muka dan sikat gigi pake air isi ulang.

Kenapa SKII, karena gue liat temen gue yang pake itu kulitnya sekarang bagus, dan sebelum akhirnya gue memutuskan untuk beli, gue liat dulu review dari forum-forum, beauty blogger, dan tanya ke temen-temen gue yang pake. Dan kesimpulannya, banyakan yang cocok daripada yang ngga, ya secara kulit gue kan ga sensitif-sensitif amat jadi akhirnya lah beli pitera set. Berhubung saat itu gue di pulau, jadilah gue membeli di situs yang ngelayanin free ongkir, secara harga pitera set aja udah berapa, dan ongkos ke kabupaten gue dulu itu 100ribu sendiri. 

Produk pertama yang gue beli itu adalah pitera set beserta dengan gentle cleansernya. Pertama kali pake gentle cleansernya itu lho, ini sabun muka lembut pake banget. Langsung jatuh cinta pada penggunaan pertama. Dan pitera setnya saat itu isinya 30ml facial treatment clear lotion, fte (ini yang disebut miracle water) dan maskernya. FT clear lotion itu kayak semacam toner pembersih wajah, jadi sebenarnya walaupun kita udah cuci muka, tetap masih ada kotoran yang nempel, makanya sebaiknya dibersihkan lagi, ya disebut dengan double cleansing. Setelah itu baru pake FTEnya. Sebelum memutuskan untuk pakai ini memang banyak yang bilang ada yang namanya proses purging, ini bukan detoksifikasi, untuk jelasnya googling sendiri aja yah bedanya. Jadi gue sudah mempersiapkan diri untuk mengalami proses ini, iya mukanya jadi penuh jerawat-jerawat kecil, tapi jangan khawatir, kalo di kompres sama FTE cepet hilangnya kok. Dan berhubung gue ga pernah pake produk macem-macem, purging di gue cuma berlangsung selama 2 minggu (hasil bervariasi pada tiap kulit yah).

Sempet pernah breakout, alias muncul jerawat gede, karena produk SKII juga. Jadi planning gue saat membeli produk ini adalah, awalnya pengen ngilangin bekas jerawat dengan whitening spot series, dilanjutkan dengan mencerahkan pakai cellumination series dan terakhir untuk kelanjutannya gue pake yang anti aging series. Tapi sayangnya kulit gue kurang cocok sama serum dan pelembabnya yang whitening series (tapi kalo sunblocknya aman, masih gue pake sampe sekarang), yang menyebabkan muncul jerawat batu. Sempet konsul ke BA(Beauty Assisstant)nya SKII pas lagi mudik ke Jakarta, dan disarankan coba stop dulu yang whitening seriesnya, pakai yang biasanya cocok aja, nanti kalau sudah kembali seperti semula baru coba lagi. Dan sampe sekarang belum berani coba lagi hehe.

Kalau sekarang gue pakai yang anti aging series ditambah cellumination serum dan sunblock yang whitening series. Sejauh ini anti aging series adalah series yang paling cocok dengan kulit gue, karena hasilnya keliatan, dan berhubung sebulan lebih gue di lapangan yang menyebabkan kulit gue gosong, gue pake double serum sama yang cellumination buat mencerahkan kulit. Dan alhamdulillah cocok dan perlahan kulit gue balik seperti sebelum ke lapangan.

Tips dari para suhu pengguna SKII :
1. Penggunaan pertama pakai dulu pitera set aja, FT clear lotion dan FTE sama sabun gentle cleanser. kalau sudah hilang purgingnya baru pakai pelembabnya, dan kasih jeda sebulan baru pakai serumnya.
2. Bagusnya sih cek dulu ke BA nya pake scanner biar tau masalah kulitnya dimana jadi bisa lebih tepat penggunaan produknya.
3. Jangan pernah lupa pakai sunblock, kalo misalkan di dalam ruangan cukup yang spfnya rendah aja, tapi kalo yang sering keluar-keluar ditengah siang bolong apalagi matahari di daerah itu ga ketutup polusi beda sama jakarta pake aja yang spfnya tinggi.
4. Sabar-sabar aja kalo proses purging, karena semua kan butuh proses. Dan SKII ini hasilnya ga instan gue butuh waktu 1 tahun untuk bener-bener liat hasilnya di kulit gue.

Sekian review dari gue, ini gue kasih juga hasil skin check up SKII kemaren pas di Jakarta, yang awal itu sekitar bulan november 2015 dimana kulit gue dihitung umur 27tahun, padahal umur gue belum sampe 25, dan yang 1 lagi sekitar bulan agustus kemarin dimana kulit gue sudah berumur 19 tahun :)
Ini hasil skin check tahun 2015 dan tahun 2016
Bijaklah dalam menggunakan produk apapun, cari reviewnya dulu keseluruhan, dan ga semua orang cocok akan produk yang sama. Jadi kalau misalkan takut ga cocok, dan harganya kan lumayan juga, beli aja yang sampel dulu. Kalo udah cocok, beli lah yang ukurannya paling besar, karena jatohnya jauh lebih murah :D


SIMILAR POSTS

My Splash Photography

Nowadays, i like splash photography. So i challenged my self to do that. Eventhough i still a beginner, at least i'm trying to do that.

This is my 1st splash photo..

I took this photo in my room. My room didn't have a proper light, and i dont have any flash, so i'm only used my emergency lamp as a light and high iso, so the result is not really good.

 And this is my 2nd splash photo..

I took this photo outdoor. On my rooftop, and i quietly satisfied with this result cause i can use high speed and low iso. The noise is not as many as the first one.

 And two photos below is my newest splash photo..



Like the second one, i took both of this photo outdoor, so i have a proper light. I'm very satisfied with this result. But it doens't make me satisfied learn about photography. Eventhough it's late i wanna serious learning about photography.

Just wait my next photoworks. If you wanna see my photoworks you can visit my instagram @atagraphia..
See you :)

SIMILAR POSTS

Hello, its been a long time :)



Hello,
It's been a long time since the last time i wrote article in my blog, i'm so busy with my work, but now, i'm trying to be more active in my blog.

Beberapa waktu lalu saya sering mendapat email dari backpacker yang ingin berkunjung ke Pulau Simeulue, maaf atas late responnya, karena benar-benar kerjaan kantor lagi menumpuk. Tapi saya senang sudah banyak orang yang ingin berkunjung ke Pulau Simeulue. Salah satu pulau di ujung barat daya Indonesia yang punya kecantikan alami yang sangat berpotensi, tapi mungkin yah belum ada yang mengelola.

FYI sekarang saya sudah pindah tugas sejak bulan Juni, sekarang tidak lagi di Pulau Simeulue, saya pindah ke Aceh Barat atau yang lebih dikenal dengan Meulaboh. But thats oke if you wanna ask me about Simeulue :)

Setelah saya pindah, banyak orang yang bertanya "gimana lebih enak di Simeulue atau di Meulaboh?". Pertanyaan itu agak sulit untuk saya jawab, karena separuh enak di Simeulue separuh enak disini. Di Simeulue sebenarnya sudah ramai, mini market juga sudah ada, kalau mau ke pantai dekat, dan alhamdulillah saya bertemu dengan orang-orang yang seperti keluarga disana, satu lagi, biaya hidup sehari-hari murah, kalau dari sisi kelemahan, paling ya kalau mau kemana-mana susah, kalau naik kapal waktunya lama, kalau cepat harus merogoh kocek yang lumayan. Kalau disini, lebih ramai, sudah ada indomaretnya, kalau mau kemana-mana tidak susah karena ya sudah di daratan, jarak ke kota banda aceh aja hanya 6 jam (ini cepat kalau dibandingkan saya dulu dari Simeulue), tapi kelemahannya biaya hidupnya cukup mahal, dari segi tempat tinggal maupun makanannya, dan kalau untuk wisata alamnya, hmm, jauh lah lebih bagus Simeulue.

Tapi satu hal yang saya yakini adalah, dimanapun kita berada saat ini itu jalan yang sudah di atur oleh Allah swt. Tinggal bagaimana kita mensyukurinya dan mencoba beradaptasi, mencari sesuatu hal yang membuat kita nyaman disini.

Oh ya, blog saya ganti addressnya jadi yang lebih singkat dari yang sebelumnya http://serpihanmentarisenja.blogspot.co.id jadi http://atagraphia.blogspot.co.id . Lebih singkat dan mudah diingat kan? :)

Sekian dulu greetings dari saya, besok-besok saya akan mulai berbagi tentang tempat-tempat wisata ataupun kuliner yang ada di aceh, ya sementara tentang Simeulue, Meulaboh dan Banda Aceh dulu yah ya.. See you :)

SIMILAR POSTS